Prosedur penggunaan EKG Pengertian Tata cara untuk menggunakan alat EKG secara tepat Tujuan Agar hasil rekaman EKG terjaga mutunya dan alat EKG terawat dengan baik Kebijakan Penggunaan EKG hanya dilakukan sesuai indikasi / ketentuan atau atas instruksi dokter Setelah digunakan, alat EKG harus disimpan dalam keadaan bersih dan rapih. Prosedur Posisi pasien diatur terlentang datar Membuka dan melonggarkan pakaian pasien bagian atas, bi…
Search Results for 'prosedur-ekg' ↓
asuhan keperawatan disritmia
…nus (denyut jantung cepat) dapat disebabkan oleh demam, kehilangan darah akut, anemia, syok, latihan, gagal jantung kongestif, nyeri, keadaan hipermetabolisme, kecemasan, simpatomimetika atau pengobatan parasimpatolitik. Pola EKG takikardia sinus adalah sebagai berikut : • Frekuensi : 100 sampai 180 denyut permenit. • Gelombang P : Mendahului setiap kompleks QRS, dapat tenggelam dalam gelombang T yang mendahulu…
ASUHAN KEPERAWATAN AKUT MIOCARD INFARK
…DH/HBDH Meningkat dalam 12-24 jam dam memakan waktu lama untuk kembali normal c. AST/SGOT Meningkat ( kurang nyata/khusus ) terjadi dalam 6-12 jam, memuncak dalam 24 jam, kembali normal dalam 3 atau 4 hari 3. EKG Perubahan EKG yang terjadi pada fase awal adanya gelombang T tinggi dan simetris. Setelah ini terdapat elevasi segmen ST.Perubahan yang terjadi kemudian ialah adanya gelombang Q/QS yang menandakan adanya nekrosis. Skor nyeri menu…
Penyakit Jantung Koroner
…n pemeriksaan fisik dan tes darah rutin. Ia mungkin menyarankan satu atau lebih tes diagnostik juga, termasuk: 1. Elektrokardiogram (EKG). Elektrokardiogram mencatat sinyal listrik ketika mereka bergerak melalui jantung Anda. EKG sering mengungkapkan bukti dari serangan jantung sebelumnya atau dalam perkembangan. Dalam kasus lain, Holter monitoring mungkin disarankan. Dengan EKG jenis ini , Anda memakai monitor portabel selama 24 jam saat Anda me…
PROSEDUR PEMASANGAN INTUBASI
PROSEDUR PEMASANGAN INTUBASI A. Pengertian Memasukkan pipa jalan nafas buatan kedalam trachea melalui hidung atau melalui mulut. B. Tujuan A. Membebaskan jalan nafas B. Untuk pemberian pernafasan mekanis (dengan ventilator). C. Persiapan alat Laryngoscop, magill, mandrin, xylocain jelly, sarung tangan steril, miloz, xylocain spray, spuit 3 cc,spuit 5 cc, spuit 10 cc, arteriklem, guedel, stetoskop, suction kateter, plester, gunting, monitor EKG….
PROSEDUR KATETERISASI URINE PADA PRIA
KATETERISASI URINE PADA PRIA 1. Pengertian Memasukkan selang karet atau plastik melalui uretra dan kedalam kandung kemih 2. Tujuan a. Menghilangkan distensi kandung kemih b. Mendapatkan spesimen urine c. Mengkaji jumlah residu urine, jika kandung kemih tidak mampu sepenuhnya dikosongkan 3. Persiapan a. Persiapan pasien 1) Mengucapkan salam terapeutik 2) Memperkenalkan diri 3) Menjelaskan pada klien dan keluarga tentang prosedur dan tujuan tind…
PROSEDUR PEMASANGAN KONDOM KATETER
…asi pada kulit akibat urine inkontinen 3. Persiapan artikel ini ada di:http://blog.ilmukeperawatan.com a. Persiapan pasien 1) Mengucapkan salam terapeutik 2) Memperkenalkan diri 3) Menjelaskan pada klien dan keluarga tentang prosedur dan tujuan tindakan yang akan dilaksanakan. 4) Penjelasan yang disampaikan dimengerti klien/keluarganya 5) Selama komunikasi digunakan bahasa yang jelas, sistematis serta tidak mengancam. 6) Klien/keluarga diberi k…
Prosedur keperawatan POSISI DORSAL RECUMBENT
POSISI DORSAL RECUMBENT A. Pengertian: Pada posisi ini, pasien ditempatkan pada posisi terlentang dengan kedua lutut fleksi di atas tempat tidur B. Tujuan : 1. Perawatan daerah genitalia 2. Pemeriksaan vagina 3. Posisi pada proses persalinan 4. Pemasangan kateter C. Alat dan Bahan: 1. Bantal 2. Tempat tidur khusus (fungsional bad) 3. Selimut artikel ini ada di:http://blog.ilmukeperawatan.com D. Langkah: 1. Jelaskan prosedur yang akan dilakukan…
PROSEDUR PENANGANAN SYOK HYPOLEMIK
PROSEDUR PENANGANAN SYOK HYPOLEMIK Pengertian : Keadaan syok yang disebabkan dengan adanya pendarahan Tujuan : Dapat memberikan pertolongan secepatnya dan mengambil tindakan medis selanjutnya. Gejala : 1. Tingkat kesadaran menurun dari sadar, gelisah sampai tidak sadar. 2. Penderita menjadi lemah dan pucat 3. Pernafasan cepat 30 kali / menit atau lebih dan dangkal 4. Tekanan darah menurun, sistolik < 90 ml / jam 5. Nadi cepat 110 kali / menit 6….

