Persepsi definisi, faktor dan proses terjadinya persepsi
by admin • November 10, 2009 • ARTIKEL KESEHATAN • 3 Comments
Definisi Persepsi merupakan proses bagaimana individu dapat mengenali diri sendiri maupun keadaan sekitarnya, melalui stimulus yang diterimanya, dan Individu akan mengalami persepsi, menjelaskan bahwa persepsi merupakan suatu proses yang didahului oleh penginderaan yaitu proses yang berwujud diterimanya stimulus oleh individu melalui alat reseptornya, kemudian stimulus diteruskan ke pusat susunan syaraf yaitu otak, dan otak merupakan proses psikologisnya sehingga individu bisa mempersepsi stimulus yang diterimanya (Walgito, 2002).
Pendapat lain definisi persepsi merupakan proses yang aktif dimana yang memegang peranan bukan hanya stimulus yang mengalaminya, tetapi juga keseluruhan pengalaman-pengalamannya, memotifasinya dan sikap relevan terhadap stimulus tersebut (Anderson & Kyprianov, 1994).
Aspek-aspek Persepsi
Menurut Walgito (2002), pengindraan terjadi dalam suatu konteks tertentu, konteks ini disebut sebagai dunia persepsi. Agar dihasilkan suatu pengindraan yang bermakna, ada aspek-aspek dalam dunia persepsi diantaranya adalah :
a. Sensor sel dasar
Rangsang yang diterima harus sesuai dengan mobilitas tiap-tiap indera, yaitu sifat sensori dasar dari masing-masing indera cahaya untuk penglihatan, bau untuk penciuman, suhu untuk perasa, bunyi untuk pendengaran dan sifat permukaan bagi peraba ( Walgito, 2002).
b. Dimensi ruang
Dunia persepsi mempunyai sifat ruang (dimensi ruang). Kita dapat menyatakan atas bawah, tinggi rendah, luas sempit, depan dan belakang (Walgito, 2002).
c. Dimensi waktu
Dunia persepsi mempunyai dimensi waktu seperti cepat, lambat, tua dan muda (Walgito, 2002).
d. Konteks
Obyek-obyek atau gejala-gejala dalam dunia pengamatan mempunyai struktur yang menyatu dengan konteksnya. Struktur dan konteks ini merupakan keseluruhan yang menyatu. Kita melihat meja tidak berdiri sendiri tetapi dalam ruang tertentu di saat tertentu, letak atau posisi tertentu (Walgito, 2002).
e. Tujuan
Dunia persepsi merupakan dunia penuh arti, kita cenderung melakukan pengamatan atau persepsi pada gejala-gejala yang mempunyai makna bagi kita, yang ada hubungan dengan diri kita (Walgito, 2002).
Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi
Menurut Siagian (1995) dalam bukunya yang berjudul ”teori motivasi dan aplikasinya” secara umum terdapat dua faktor yang mempengaruhi terjadinya persepsi seseorang yaitu faktor internal dan eksternal
Faktor eksternal merupakan persepsi yang terjadi karena adanya rangsang yang datang dari luar individu yang meliputi :
a. Objek
Objek ini akan menjadi sasaran dari persepsi yang dapat berupa orang, benda atau peristiwa, dan objek yang sudah dikenali tersebut akan menjadi sebuah stimulus
b. Faktor situasi
Situasi merupakan keadaan dimana, keadaan tersebut dapat menimbulkan sebuah persepsi.
Sedangkan faktor internal yaitu persepsi yang terjadi karena adanya rangsang yang berasal dalam diri individu (Niven N, 2002). Diantara faktor internal tersebut adalah :
a. Motif
Motif adalah semua penggerak, alasan-alasan atau dorongan dalam diri manusia yang menyebabkan seseorang berbuat sesuatu.
b. Minat
Minat adalah perhatian terhadap sesuatu stimulus atau objek yang menarik kemudian akan disampaikan melalui panca indera.
c. Harapan
Harapan merupakan perhatian seseorang terhadap stimulus atau objek mengenai hal yang disukai dan diharapkan.
d. Sikap
Sikap merupakan reaksi atau respon yang masih tertutup dari seseorang terhadap stimulus atau objek, sikap dapat menggambarkan suka atau tidak suka seseorang terhadap objek. Sikap juga dapat membuat seseorang mendekati atau menjauhi orang lain aatau objek lain.
e. Pengetahuan
Pengetahuan merupakan hasil dari tahu dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu.
f. Pengalaman
Pengalaman merupakan peristiwa yang dialami seseorang dan ingin membuktikan sendiri secara langsung dalam rangka membentuk pendapatnya sendiri. Hal ini berarti pengalaman yang dialami sendiri oleh seseorang akan lebih kuat dan sulit di lupakan dibandingkan dengan melihat pengalaman orang lain.
Proses terjadinya persepsi
Menurut Niven (2002) dalam bukunya ”psikologis kesehatan pengantar untuk perawat profesional” proses terjadinya persepsi dimulai dari :
a. Tahap penerimaan rangsangan yang ditentukan oleh faktor dari dalam dan faktor dari luar manusia itu sendiri yang meliputi :
1) Faktor lingkungan yaitu ekonomi, sosial politik
2) Faktor konsepsi yaitu pendapat dari teori seseorang tentang manusia dengan segala tindakannya
3) Faktor yang berkaitan dengan dorongan dan tujuan seseorang untuk menafsirkan suatu rangsangan
4) Faktor pengalaman masa lalu atau latar belakang kehidupan, akan menentukan kepribadian seseorang.
b. Proses seleksi dilakukan karena keterbatasan manusia dalam menerima rangsangan.
c. Proses penutupan
Proses ini terjadi karena keterbatasan tingkat kemampuan seseorang dalam menerima rangsangan kemudian kekurangan informasi ditutupi dengan pengalamannya sendiri.
ok…semoga definisi persepsi, aspek aspek terjadinya persepsi, faktor yang mempengaruhi terjadinya persepsi yang di uraikan diatas dapat bermanfaat, tak lupa bila ada kekurangannya mohon untuk dikoreksi di bagian komentar..terimakasih
Incoming search terms for the article:
- definisi persepsi
- Proses Terjadinya Persepsi
- aspek persepsi
- pengertian faktor internal
- aspek-aspek persepsi
- defenisi persepsi
- pengertian persepsi
- faktor persepsi
- faktor-faktor persepsi
- persepsi
Cari artikel yang lain, ketik disini








mb..
daftar pustaka nya mana??
terima kasih
iya nih mbak..tak cari file masterku hilang…jadi gak tak kasih pustaka..thanks koreksinya