• ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN ASTMA BRONCHIALE

    by  • January 4, 2010 • sistem pernafasan • 0 Comments

    ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN ASTMA BRONCHIALE
    asthma,asma bronchiale,askep asma
    A. Pengertian
    Penyakit yang di sebabkan oleh multifaktor baik immunologik maupun non imunologik seperti emosi, kelelahan dan perubahan udara.

    American thoracic Society ( 1962 ) :
    Adalah suatu penyakit dengan ciri meningkatkan respon trachea dan brokhus terhadap berbagai rangsangan dengan manifestasi adanya penyempitan jalan napas yang luas dan derajatnya berubah-ubah baik secara spontan maupun therapi

    ? Peningkatan respon trachea dan bronchus
    ? Cetusan astma oleh berbagai rangsangan
    ? Tersebar pada seluruh paru
    ? Astma bronchiale adalah hiperreaksi dari bronchus dan trachea terjadi penyempitan salaran napas ke reversibel

    B. Tipe Astma

    1. Ekstrinsik dan alergi jelas
    2. Intrinsik non alergi tidak jelas
    3. Bentuk ke 2 tipe tersebut

    C. Patofisiologi
    Astma bisa antigen, antibodi ke mediator kimia yaitu histamin, slow releasing substance of anafilaksis eosinofilic cheumotetik faktor af anafilaksis, yang menyebabkan dan reaksi :

    1. Kontriksi otot polos saluran napas terjadi bronchospasor
    2. Peningkatan permiabilitas kapiler terjadi edema mukosa
    3. Peningkatan sekresi mukosa

    Penanggulangan astma perlu paham patofisiologi obstruksi saluran napas yaitu 2 golongan obstruksi :

    1. Astma iobstruksi yang reversible
    2. Bronchitis kronis dan emfisema

    Penyempitan saluran napas menimbulkan
    1. Gangguan ventilasi ( hipoventilasi )
    2. Distribusi ventrikel tidak merata
    3. Gangguan difusi ke alveoli :

    • Hipoksemia
    • Hiperkapnea
    • Asidosis

    Hiperventilasi CO2 dikeluarkan meningkat maka terjadi alkalosisi respiratoryk.
    Hiperkapnea Co2 dalam darah asidosisi respiratorik metabolik

    D. Gejala
    Napas, cepat dalam, gelisa, penggunaan otot-otot bantu pernapasan. Klasik, bantu sesak, wheezing, nyeri dada,

    E. Tingkatan Astma
    1. Secara klinis normal, tanpa kelainan
    2. Tanpa keluhan tanpa tanda obstruksi
    3. Tanpa keluhan, fisik ada obstruksi
    4. Penderita astma
    Pada saat bicara suka berhenti ( ringan ) astma berat tidak bisa bicara sesak :

    ? Kontraksi otot napas
    ? Sianosis
    ? Silent chest
    ? Letih
    ? Hiperinflasi dada
    ? Tahichardia

    5. Status astmatikus, pada keadaan darurat medis pencetus :
    ? Infeksi
    ? Kegagalan jasmani
    ? Lingkungan pekerjaan
    ? Obat – batan

    F. Ausahan Keperawatan
    1. Pengkajian
    ? Data demografi
    ? Riwayat kesehatan keluarga
    ? Riwayat kesehatan masa lalu
    ? Kebiasaan hidup sehari – hari , merokok, alkohol
    ? Pengaruh lingkungan faktor psikologik
    ? Masalah yang dikeluhkan pasien
    ? Pemeriksaan fisik :
    ? Inspeksi
    ? Palpasi
    ? Perkusi
    ? Auskultasi
    ? test diagnostik

    2. Diagnosa Keperawatan
    ? Tidak efektifnya jalan napas
    ? Tidak efektifnya pertukaran Gas
    ? Post terjadi gangguan nutrisi
    ? Post terjadi infeksi
    ? Kurangnya pengetahuan tentang penyakit, therapi dll
    ? Gangguan rasa aman

    Incoming search terms for the article:

     

    Cari artikel yang lain, ketik disini
    Custom Search
    .

    About

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.

    What is 2 + 12 ?
    Please leave these two fields as-is:
    IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)