• ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT PADA KLIEN DENGAN NYERI DADA

    by  • May 7, 2010 • GAWAT DARURAT • 1 Comment

    ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT PADA KLIEN DENGAN

    NYERI DADA

    1. PENGERTIAN
    1. ETIOLOGI

    Nyeri Dada:

    1. Cardial

    -         Koroner

    -         Non Koroner

    1. Non Cardial

    -         Pleural

    -         Gastrointestinal

    -         Neural

    -         Psikogenik (Abdurrahman N, 1999)

    1. TANDA DAN GEJALA

    Tanda dan gejala yang biasa menyertai nyeri dada adalah :

    -         Nyeri ulu hati

    -         Sakit kepala

    -         Nyeri yang diproyeksikan ke lengan, leher, punggung

    -         Diaforesis / keringat dingin

    -         Sesak nafas

    -         Takikardi

    -         Kulit pucat

    -         Sulit tidur (insomnia)

    -         Mual, Muntah, Anoreksia

    -         Cemas, gelisah, fokus pada diri sendiri

    -         Kelemahan

    -         Wajah tegang, m erintih, menangis

    -         Perubahan kesadaran

    1. PEMERIKSAAN PENUNJANG
      1. EKG 12 lead selama episode nyeri

    -         Takhikardi / disritmia

    -         Rekam EKG lengkap : T inverted, ST elevasi / depresi, Q Patologis

    1. Laboratorium

    -         Kadar enzim jantung : CK, CKMB, LDH

    -         Fungsi hati : SGOT, SGPT

    -         Fungsi Ginjal : Ureum, Creatinin

    -         Profil Lipid : LDL, HDL

    1. Foto Thorax
    2. Echocardiografi
    3. Kateterisasi jantung
    1. PENGKAJIAN
      1. Pengkajian Primer
        1. Airway

    -         Bagaimana kepatenan jalan nafas

    -         Apakah ada sumbatan / penumpukan sekret di jalan nafas?

    -         Bagaimana bunyi nafasnya, apakah ada bunyi nafas tambahan?

    1. Breathing

    -         Bagaimana pola nafasnya ? Frekuensinya? Kedalaman dan iramanya?

    -         Aapakah menggunakan otot bantu pernafasan?

    -         Apakah ada bunyi nafas tambahan?

    1. Circulation

    -         Bagaimana dengan nadi perifer dan nadi karotis? Kualitas (isi dan tegangan)

    -         Bagaimana Capillary refillnya, apakah ada akral dingin, sianosis atau oliguri?

    -         Apakah ada penurunan kesadaran?

    -         Bagaimana tanda-tanda vitalnya ? T, S, N, RR, HR?

    1. Pengkajian Sekunder

    Hal-hal penting yang perlu dikaji lebih jauh pada nyeri dada (koroner) :

    1. Lokasi nyeri

    Dimana tempat mulainya, penjalarannya (nyeri dada koroner : mulai dari sternal menjalar ke leher, dagu atau bahu sampai lengan kiri bagian ulna)

    1. Sifat nyeri

    Perasaan penuh, rasa berat seperti kejang, meremas, menusuk, mencekik/rasa terbakar, dll.

    1. Ciri rasa nyeri

    Derajat nyeri, lamanya, berapa kali timbul dalam jangka waktu tertentu.

    1. Kronologis nyeri

    Awal timbul nyeri serta perkembangannya secara berurutan

    1. Keadaan pada waktu serangan

    Apakah timbul pada saat-saat / kondisi tertentu

    1. Faktor yang memperkuat / meringankan rasa nyeri misalnya sikap/posisi tubuh, pergerakan, tekanan, dll.
    2. Gejala lain yang mungkin ada atau tidaknya hubungan dengan nyeri dada.
    1. DIAGNOSA KEPERAWATAN
      1. Perubahan kenyamanan nyeri (nyeri akut) b.d iskemia jaringan sekunder terhadap sumbatan arteri, inflamasi jaringan
      2. Perubahan perfusi jaringan (otot jantung) b.d penurunan aliran darah
      3. Intoleransi aktivitas b.d ketidakseimbangan antara suplai O2 dan kebutuhan metabolisme jaringan
    1. INTERVENSI KEPERAWATAN

    Prinsip-prinsip Tindakan :

    1. Tirah baring (bedrest) dengan posisi fowler / semi fowler
    2. Melakukan EKG 12 lead kalau perlu 24 lead
    3. Mengobservasi tanda-tanda vital
    4. Kolaborasi pemberian O2 dan pemberian obat-obat analgesik, penenang, nitrogliserin, Calcium antagonis dan observasi efek samping obat.
    5. Memasang infus dan memberi ketenangan pada klien
    6. Mengambil sampel darah
    7. Mengurangi rangsang lingkungan
    8. Bersikap tenang dalam bekerja
    9. Mengobservasi tanda-tanda komplikasi

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Abdurrahman, N, Anamnesa dan pemeriksaan Jasmani Sistem Kardiovaskuler dalam IPD Jilid I, Jakarta: FKUI, 1999.
    2. Doenges, Marilynn E,Rencana Asuhan Keperawatan, Jakarta : EGC, 2000.
    3. Himawan, Buku Kuliah Gangguan Sistem Kardiovaskuler,1994.
    4. Hudak&Gallo, Keperawatan Kritis cetakan I, Jakarta : EGC, 1995

    ( diagnosa keperawatan, tanda dan gejala dll tidak selalu sama dengan apa yang disampaikan pada pasien chest pain,ini hanyalah suatu tinjauan, jangan terpaku pada apa yang disampaiakan diatas)

    Incoming search terms for the article:

     

    Cari artikel yang lain, ketik disini
    Custom Search
    .

    About

    One Response to ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT PADA KLIEN DENGAN NYERI DADA

    1. June 16, 2010 at 1:59 pm

      terima kasih askepnya sangat membantu tmn2 n minta ijin copy paste ya?

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.

    What is 4 + 9 ?
    Please leave these two fields as-is:
    IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)